Setelah pada chapter sebelumnya, Noboru berhasil mengajak mamanya untuk melakukan permainan sex, kali ini justru hubungan mereka semakin renggang. Si mama mencoba menjauhi Noboru agar tak diajak berbuat yang aneh-aneh lagi, sementara itu, Noboru kini hanya bisa masturbasi sambil mengkhayal tentang mamanya yang montok. Namun, lama-kelamaan, mamanya kasihan juga pada Noboru. Mamanya pun lantas berpura-pura meninggalkan kondom di wastafel agar bisa digunakan oleh Noboru. Karena merasa telah diberi lampu hijau, pada malam hari ketika mamanya sedang bobo, Noboru pun diam-diam masuk ke kamar mamanya.