Di dunia di mana rasio laki-laki dan perempuan adalah 1:5000, sperma adalah sesuatu yang paling berharga. Demi mengembalikan populasi manusia seperti sedia kala, dibuatlah peraturan yang menganjurkan aktivitas seksual dilakukan sejak di bangku sekolah. Satou, satu dari sedikit laki-laki yang ada, mengemban tugas berat nan nikmat, yaitu ia harus menghamili seluruh siswi dan guru-gurunya di sekolah.